Jumat, Agustus 19, 2011

DEADLINE PADAT

Wow wow pusing juga ya kalau jadwal padat, aku sangat ingin sekali mengikuti semua event menulis, antologi dan lomba-lomba, tapi jadwalku sangat padat. Bagaimana dengan kalian ?? emmmm… gini aja deh aku mau buat schedule secara URUT khusus untuk kegiatan menulis BIAR dealine gak kelewat hehe  tolong ditambahin yaaa…. Makacihhhhh… !!!

1.      Lomba Komedi Group Taman Sastra Episode-2 (Deadline Diperpanjang Hingga 04 Agustus 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332432610342

2.      LOMBA CERPEN REMAJA II WR (DL Seleksi I 05 Agustus 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332435765342

3.      Lomba Ketok Palu (katanya DL sampai 11 Agustus 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332430345342

4.      Audisi Naskah Bertema : kebahagiaan Sejati (DL 13 Agustus 2011) link : http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332425900342

5.      Sayembara Menulis Puisi Nasional Forum Sastra Bumi pertiwi 2011 (DL 17 Agustus 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332425205342

6.      Lomba Kisah Seram Bergaransi (DL 31 Agustus 2011 ) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332427565342

7.      Antologi Dansa (DL 07 September 2011 ) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332429790342

8.      Untuk Ayah (DL 14 September 2011 ) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332428890342

9.      Lomba menulis cerpen tema “Bye-bye Office” (DL 15 September 2011) link : http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332423945342

10.  Lomba Menulis Essay Karakter Indonesia (DL 16 September 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332426575342

11.  LMCR 2011 (DL 21 September 2011) http://www.rohto.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=88&Itemid=57

12.  Sayembara Menulis Komentar Buku, Rebut Hadiah 100 Beasiswa Smco + (Smno Dan Smao) DL 30 September 2011 http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332431460342

13.  Lomba Karya Tulis Akuntansi Tingkat Nasional “Gebyar Akuntansi Tadulako 2011” Refleksi 1 Tahun Peraturan Pemerintah Ri No 71 T (DL 10 Oktober 2011) http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=10150332438360342

Nah info diatas adalah daftar schedule menulis yang MUNGKIN akan aku ikuti, sudah aku urutkan dari yang terdekat. Mungkin daftar diatas hanya sebagian kecil dari schedule yang rekan-rekan ikuti, tapi daftar diatas sudah membuat aku PUYENG banget wkwkwkkw, tapi tetep semangat .. mudah-mudahan bisa terlaksana. CEK IT OUT.

NB :
Oya daftar diatas aku print pada kertas A3 dan aku tempel di dinding, ruangan kerja saya. Jadi setiap aku masuk ruangan untuk beraktivitas DAFTAR diatas selalu menanti untuk menerkam PIKIRAN saya akakakakka..

duh PADAHAL SELAIN MENULIS BANYAK DEADLINE LAIN YANG SIAP MENGGEROGOTI ubun-ubunku, ngarit (mencari rumput), nyombor wedus (kasih minum kambing), oncek mellinjo, memehi gabah, nyelep kacang lan sak piturute hmmmmmzzzzz

Selasa, Agustus 09, 2011

Modal Untuk Para Penulis


Preposisi (Bahasa Latin: prae, "sebelum" dan ponere, "menempatkan, tempat") atau kata depan adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat dan biasanya diikuti oleh nomina atau pronomina. Preposisi bisa berbentuk kata, misalnya di dan untuk, atau gabungan kata, misalnya bersama atau sampai dengan.
Penggolongan
Cara penggolongan preposisi bervariasi tergantung dari rujukan yang digunakan. Berikut salah satu cara penggolongan yang dapat digunakan:
  1. Preposisi yang menandai tempat. Misalnya di, ke, dari.
  2. Preposisi yang menandai maksud dan tujuan. Misalnya untuk, guna.
  3. Preposisi yang menandai waktu. Misalnya hingga, hampir.
  4. Preposisi yang menandai sebab. Misalnya demi, atas.
Di, ke, dari
Penulisan preposisi ini ditulis terpisah, contoh: di dalam, ke tengah, dari Surabaya.
Perkecualian untuk hal ini adalah:
  • kepada
  • keluar (sebagai lawan kata "masuk", untuk lawan kata "ke dalam", penulisan harus dipisah, "ke luar")
  • kemari
  • daripada
Dimana, di mana
Menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan "Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada."
Untuk menghubungkan dua klausa tidak sederajat, bahasa Indonesia tidak mengenal bentuk "di mana" atau "dimana" (padanan dalam bahasa Inggris adalah "who", "whom", "which", atau "where") atau variasinya ("dalam mana", "dengan mana", "yang mana", dan sebagainya)[1]. Penggunaan "dimana" atau "di mana" sebagai kata penghubung sangat sering terjadi pada penerjemahan naskah dari bahasa-bahasa Indo-Eropa ke bahasa Indonesia. Pada dasarnya, bahasa Indonesia hanya mengenal kata "yang" sebagai kata penghubung untuk kepentingan itu, dan penggunaannya pun terbatas. Dengan demikian, HINDARI PENGGUNAAN BENTUK "DI MANA" DAN "DIMANA"[1], termasuk dalam penulisan keterangan rumus matematika. Kaidah tata bahasa Indonesia memiliki kosa kata yang cukup untuk menterjemahkan "who", "where", "which", "whom" tanpa menggunakan kata "di mana" atau "dimana". Contoh-contoh:
  • Dari artikel Kantin: Kantin adalah sebuah ruangan dalam sebuah gedung umum di mana para pengunjung dapat makan.
    • Usul perbaikan: Kantin adalah sebuah ruangan di dalam sebuah gedung umum yang dapat digunakan (oleh) pengunjungnya untuk makan.
  • Dari artikel Tegangan permukaan: Tegangan permukaan = F / L dimana :
F = gaya (newton)
L = panjang m).[sic]
  •  
  •  
    • Usul perbaikan (rubah struktur kalimat): Jika
F = gaya (newton) dan
L = panjang (m),
maka tegangan permukaan S dapat ditulis sebagai S = F / L.
  • Dari kalimat bahasa Inggris: Land which is to be planted only with rice.
    • Usul terjemahan: Lahan yang akan ditanami padi saja.
  • Sebuah kalimat bahasa Indonesia: Ia kembali ke Jakarta, di mana ia dilahirkan (yang bila diterjemahkan ke bahasa Inggris secara tata bahasa benar)
    • Usul perbaikan: Ia kembali ke Jakarta, tempat ia dilahirkan
Kekisruhan ini mungkin disebabkan pengaruh oleh Ejaan Soewandi (1947) yang mengharuskan penulisan diserangkai dengan kata yang mengikutinya, baik sebagai kata depan maupun sebagai awalan.

Di mana
Penggunaan "di mana" (selalu ditulis terpisah) yang betul adalah pada kalimat tanya, misalnya: "Di mana buku saya?"[1]

Referensi

  1. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sabtu, Juli 16, 2011

Antalogi WR06 ke-1

Berhubung dengan adanya Event Diskon Penerbitan di Leutika Prio yang diberikan kepada Writing Revolution maka, kampung WR06 ikut serta menerbitkan satu buah buku antologi yang berisi kumpulan cerpen karya terbaik warga WR06 dengan mengusung tema " Perjuangan Ayah/Ibu (Orang tua), yg paling bersejarah dan tdk akan terlupakan sepanjang hidup kita".

Setelah melalui seleksi yang sudah di lakukan oleh pihak penilai yang sudah di tunjuk sebelumnya maka dari 32 naskah yang di terima sudah terpilih 20 naskah yang sesuai dengan tema dan kaidah penulisan.  pantas untuk di terbitkan.

Ke-20 naskah tersebut antara lain :
1. Abah : Imam Buchori
2. Beratnya Hidup Ibu : Aoi Azzahra
3. Piala Untuk Imih : Prito Windiarto
4. Rona Hidayah : Saiful Anwar
5. Kisah Dibalik Penantian : Reza Anisa Dina (Nonna Reza)
6. Potret Setetes Keringat : Wawat Smart
7. Emak Vs Kamus : Herlina, SPd. (Dinda Lyena)
8. Cerita Untuk Mama: Yulina Trihaningsih
9. Istana Terindah Untuk Bunda : Rifka Fatmawati.
10. Menggapai Mimpi : Salsabilah Nadhifah Aqilah
11. Sepenggal Cerita Masa Kecilku : Dheavannea C
12. Suara Jiwa: Fairuz El Najla (El-Eyra)
13. Tak Terganti : Opi Anggoro
14. Lelaki Itu : Zahra Qomara (Anna Permatasari)
15. Sepatu Bukit Bau : Rifka Fatmawati
16. Sejuta Makna dari Kasih Sayang : Evilinda Dwi P
17. Sandiwara Sepoi : Mukhanif YY
18. Arti Perjuangan Hidup : Muhammad Anhar
19. Selalu Ada Cinta : Alina Sitha
20. Permata Terindah Dalam Hidupku : Tut Wuri Handayani (Tutut Chan)

Selamat untuk para pemenang, dan tetap semangat untuk teman-teman yang belum beruntung.
© Copyright 2019 Town Square WR 06 | All Right Reserved